Call Center Kantor Pos 24 Jam

Sebelum hadirnya ekspedisi-ekspedisi lain, Kantor Pos telah lebih dulu beroperasi dan hingga saat ini masih setia melayani. Sebagai bukti dedikasi terhadap konsumen setia, call center Kantor Pos pun selalu siap memberikan respon terhadap pertanyaan maupun keluhan pelanggan. Tapi, seperti apakah perjalanan salah satu instansi BUMN tertua di negeri ini tersebut?

Kantor Pos


Pada 26 Agustus 1746, Gubernur Jenderal Belanda yang bertugas di Indonesia kala itu, G. W. Baron Van Imhoff, mendirikan kantor pengiriman surat menyurat pertama. Letaknya di Batavia di mana saat ini jadi ibukota Jakarta. Pendirian kantor dimaksudkan memperbaiki sekaligus meningkatkan sistem pengiriman dan penerimaan surat domestik dan negeri Belanda.

Pada masa kepemimpinan Daendels di mana kerja paksa digalakkan, kecepatan pengiriman surat menyurat meningkat drastis. Hal tersebut merupakan hasil dari infrastruktur pos yang kemudian disebut Groote Postweg. Tahun 1906, kantor tersebut mendapat nama resmi sebagai Posts Telegraafend Telefoon Dienst (PTT) di mana selain pengiriman surat juga melayani telegraf dan telepon.

Namun, meski telepon sudah mulai dikenal, belum ada call center Kantor Pos yang diberlakukan. Sehingga, jika ada permasalahan, pengguna jasa harus datang melapor sendiri ke kantor PTT. Meski demikian, pelayanan PTT cukup baik. Sayangnya, hal tersebut berubah drastis saat masa kependudukan Jepang di mana sistem PTT menjadi kacau tidak terkendali.

Setelah era pendudukan Jepang dan Indonesia memerdekakan diri, pada 27 September 1945, pengelolaan PTT diambil alih oleh staf muda perusahaan. Secara teknis, instansi tersebut kala itu berstatus milik swasta, tetapi sudah resmi milik Indonesia. Di hari itu pula kemudian diperingati sebagai Hari Bakti Prapostel. Barulah pada 1961 beralih dimiliki pemerintah.

Ketika resmi menjadi BUMN, PTT bertransformasi ke Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi atau PN Postel. Sejak itu, PN Postel mengalami beberapa perubahan nama dan manajemen.

Puncaknya, tahun 1995, sistem perusahaan diubah menjadi perseroan di bawah merek dagang PT. Pos Indonesia. Keputusan ini diambil agar instansi tersebut semakin berkembang.

Masa Sulit dan Kebangkitan Pos Indonesia

Memasuki era milenium pada medio awal 2000, Pos Indonesia mengalami penurunan omset secara drastis. Praktik KKN yang menggerogoti perusahaan di mana berimbas pula pada menurunnya pelayanan membuat perusahaan merugi hingga ratusan miliar.

Tidak terhitung komplain yang dilayangkan konsumen pada call center Kantor Pos akibat buruknya kualitas layanan.

Situasi tersebut berlangsung hingga 2008, di mana perusahaan ekspedisi lain pun mulai bermunculan dengan menawarkan jasa pengiriman yang lebih variatif dan tarif terjangkau.

Hingga kemudian dilakukan perombakan direksi serta manajemen untuk menghentikan kerugian yang telah berlangsung sewindu tersebut. Pos Indonesia memulai dengan membangun beberapa anak perusahaan untuk layanan berbeda-beda.

Tidak lagi sekadar melayani pengiriman surat menyurat atau dokumen, Pos Indonesia melebarkan sayap dengan pengiriman logistik, bisnis, dan investasi. Kebijakan liberalisasi layanan ini terbukti ampuh untuk membangkitkan kembali perusahaan negara yang terpuruk selama bertahun-tahun tersebut. Kini, konsumen sudah kembali memercayai PT. Pos Indonesia sebagai ekspedisi pilihan.

Aneka Layanan Pos Indonesia

Dilansir dari informasi yang didapatkan melalui call center Kantor Pos, saat ini perusahaan BUMN yang identik dengan warna orange itu menawarkan layanan sebagai berikut :

Pengiriman Surat, Dokumen, Paket, dan Logistik

Pos Indonesia tetap melayani pengiriman surat reguler dan juga dokumen di mana merupakan layanan tertua yang mereka tawarkan. Sebagai tambahan, kini Kantor Pos juga melayani pengiriman paket berupa barang dengan dimensi ringan maupun logistik yang berat yang tarifnya dihitung per gram. Tidak hanya skala domestik, pengiriman internasional juga sudah tersedia.

Transfer Berikut Penarikan Dana, Bisnis, dan Investasi

Melebarkan sayapnya pada sektor bisnis, Pos Indonesia menjalin kerja sama dengan beberapa bank untuk melayani pinjaman atau pembukaan rekening baru. Selain itu, pelanggan juga bisa mengirim dan menarik uang di kantor cabang terdekat. Tidak ketinggalan pula investasi berupa pinjaman suku bunga rendah serta investasi properti dan lainnya juga tersedia.

Call Center Kantor


Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang berbagai layanan yang disediakan, bisa menghubungi call center Kantor Pos 1500 261. Nomor layanan pelanggan tersebut selalu siap sedia menjawab pertanyaan maupun merespon keluhan dari konsumen setia Pos Indonesia.

Nah, itulah tadi serangkaian tulisan yang sudah bisa kami bagikan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan informasi mengenai call center kantor Pos Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah Nusantara. Semoga melalui materi ini bisa membantu permasalahan yang pembaca alami. Trimakasih,

Belum ada Komentar untuk "Call Center Kantor Pos 24 Jam"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel